oleh

ALIANSI MASYARAKAT LAIKANG MENGGUGAT MINTA NON AKTIFKAN KADES LAIKANG

-Uncategorized-137 Dilihat

Suarawarga.com.Takalar-Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Laikang (ALAMAT) melakukan orasi dengan beberapa tuntutannya di depan Kantor Camat Mangarabombang dan depan Kantor Bupati Takalar. Rabu,(7/9/2022)

Dalam menyampaikan pendapat dimuka umum merupakan hak ilegal dan konstitusional dari warga negara tertuang dalam undang-undang nomor 9 tahun 1998, kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum merupakan suatu perwujudan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Negara Indonesia merupakan negara hukum dengan konsep negara yang bersandar pada keyakinan bahwa kekuasaan negara harus dijalankan atas dasar hukum yang adil dan baik.

Pemerintah Desa yang ideal merupakan pengelolaan pemerintahan Desa yang menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kesetaraan serta berpegang teguh pada aturan dan prosedur serta undang-undang yang berlaku sesuai dengan nomor 6 tahun 2014 pasal 29 yang menjelaskan bahwa Kepala Desa Laikang dilarang merugikan kepentingan umum, melakukan tindakan meresahkan sekolompok masyarakat Desa dan melanggar sumpah serta sumpah jabatan.

Gosal sebagai orator dalam orasinya menyampaikan beberapa tuntutannya :
1. Mendesak Camat Mangarabombang agar mengeluarkan rekomendasi penonaktifan Nur Salim Lingka selaku Kepala Desa yang dianggap melakukan tindakan amoral.
2. Mendesak Bupati Takalar agar melakukan evaluasi terhadap pemerintahan Desa Laikang dan menonaktifkan Kades Laikang yang di duga tidak berjalan efektif dan tidak mampu memberikan pelayanan secara maksimal terhadap masyarakat.
3. Mendesak Inspektorat agar melakukan audit serta membentuk Satgas khusus untuk melakukan investigasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan Desa Laikang dan pengelolaan alokasi Dana Desa.

Aksi Masyarakat Desa Laikang Menggugat, dengan jumlah ratusan massa yang hadir di depan Kantor Camat Mangarabombang dan depan Kantor Bupati Takalar, kini berjalan dengan lancar dan damai sampai selesai. (LM 095)