oleh

Gawat…!!! Bayu Anggara SE Calon Kepala Desa Sena Terlibat Money Politik

Suarawarga.com Batang Kuis- Dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak diseluruh Kabupaten Deliserdang yang akan dilakukan pada tanggal 18 April 2022 ini.

Hingga saat ini, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak se Kabupaten Deli Serdang masih dalam proses dan tahapannya akan mau dimulai. Namun sayangnya masih ada salah satu Calon Kepala Desa yang kurang mematuhi peraturan – peraturan dan melanggar pelaksanaan kampanyenya, diduga dengan cara melakukan Money Politik.

Dari hasil pantauan wartawan dilapangan, Selasa (12/4/2022), diduga salah satu Calon Kepala Desa Sena Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang dengan nomor urut 1 Bayu Anggara SE diduga telah melanggar peraturan Pemilihan Kepala Desa yaitu diduga berkampanye dengan cara berkunjung dan datang ke rumah – rumah warga guna membagikan-bagikan sejumlah uang (Money Politik) dan sembako seperti minyak goreng kepada warga.

Tidak hanya itu saja, pada saat berkampanye, calon Kepala Desa Sena tersebut pun tidak mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana layaknya calon Kepala Desa, seharusnya memberikan contoh yang baik kepada para calon pendukungnya, demi memutuskan mata rantai penyebaran virus covid – 19.

Menanggapi hal tersebut, Wartawan mencoba dan meminta penjelasan dari Kepala Bidang Dinas (DPMD) Kabupaten Deli Serdang, Tengku Yahya guna meluruskan kampanye dan kegiatan yang dilakukan oleh calon kepala Desa Sena Kecamatan Batang Kuis nomor urut 1 Bayu Anggara SE.

Kepala Bidang Dinas (DPMD) Kabupaten Deli Serdang, Tengku Yahya mengatakan kepada Wartawan, tentang petunjuk teknis Perbup no. 64 tahun 2021, perihal pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Deli Serdang, Pasal 56 ayat 1 huruf J-Y, Kampanye dilarang untuk memberikan dan menjanjikan uang atau sembako secara terjadwal, makanya calon Kepala Desa tersebut telah melakukan pelanggaran dalam peraturan – peraturan pemilihan Kepala Desa. Selasa (12/04/2022).

Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) telah menginformasikan berbagai ketentuan dan telah merumuskan yaitu di dalam pemilihan Kepala Desa serentak, mengenai alat kampanye dari salah satunya calon Kepala Desa, dapat membagikan cendera mata berupa barang dengan atau nilai diatas Rp 50.000 dan tidak boleh membagikan apa pun baik berupa sembako, minyak goreng atau sejenisnya.

Yang di bolehkan ada pun di dalam (PKPU) Nomor : 11 tahun 2020, di antaranya pakaian, Penutup Kepala (Jilbab), Peralatan Rumah Tangga, Kartu Nama, Kalender, Payung, Stiker, Alat Tulis dan Pin.

Saat dikonfirmasi oleh awak media kepada Samsudin selaku petugas P2KD Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, melalui Telepon Whatshap, Rabu (13/04/2022) Sekira Pukul 10.00 Wib, mengatakan, ” Bang, Kalau itu, tidak bisa dicampurin Bang, karena tugas saya hanya mendata surat – surat yang masuk Bang, ” Pungkasnya kepada awak media. (Red SW)