oleh

Gelar Eazy Pasport, Kantor Imigrasi Sibolga Kanwil Kemenkumham Sumut Dapat Apresiasi Dari Pemkab Padang Lawas

Suarawarga.com Padang Lawas- Selama 2 hari Kantor Imigrasi Sibolga menghadirkan Layanan Eazy Passport di Padang Lawas. Kegiatan yang digelar sejak Rabu (16/02) di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Padang Lawas berjalan dengan baik dan lancar pada Kamis (17/02).

Pelaksanaan layanan eazy passport ditinjau langsung oleh Plt. Kepala Divisi Keimigrasian Betni Humiras Purba dan Sekretaris Daerah Pemkab Padang Lawas Arpan Nasution, beserta perwakilan dari unsur Forkopimda yang sebelumnya melaksanakan Rapat Tim Pora di Aula Kantor Bupati.

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Padang Lawas, Sekda Arpan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya layanan eazy passport. Arpan berharap agar ke depan pelaksanaan eazy passport dapat dilaksanakan secara rutin dan terjadwal di Padang Lawas sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh ke Sibolga.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Sibolga Saroha Manullang mengungkapkan bahwa layanan eazy passport adalah salah satu inovasi yang dilakukan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Saya dan seluruh jajaran tetap berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat”, ujar Saroha.

Dikatakan Saroha bahwa masyarakat di Kabupaten Padang Lawas cukup banyak yang mengurus paspor ke Sibolga. Bukan tanpa tantangan dan perjuangan, mengingat jarak tempuh perjalanan darat selama 5-6 jam dan medan yang dilalui tidak terlalu baik.

“Harapan kami tidak hanya sebatas layanan eazy passport saja, namun Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi pendirian Kantor Imigrasi di Padang Lawas, sehingga kehadiran negara di tengah masyarakat betul-betul nyata dan dapat dirasakan”, ungkap Saroha.

Berdasarkan amatan pelaksanaan eazy passport di Padang Lawas mendapatkan respon positif. Masyarakat yang sebagian besar mengurus untuk keperluan umrah terlihat semangat dan antusias mengikuti layanan tersebut. Tercatat jumlah pemohon sebanyak 79 orang dengan rincian 39 pemohon pada hari pertama dan 40 pemohon pada hari kedua. (Red SW)