oleh

Ibu Lasmi Fattah Istri Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Resmi Buka Bazar Amal HKTI

Suarawarga.com, Babel- Bazar Amal yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hari ini resmi di buka oleh Istri Wakil Guberbur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lasmi Fattah, Sabtu (12/2/2022) di area Taman Wihelmina Kota Pangkalpinang.

Pelaksanaan Bazar Amal di mulai tanggal 12-13 Februari 2022 ini, menampilkan berbagai produk hasil dari berbagai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, Bazar Amal yang ber-thema-kan “Membangkitkan UMKM di Masa Pademi dengan Inovasi dan Teknologi” juga di isi dengan senam bersama, kegiatan vaksinasi dan periksa kesehatan gratis.

Istri Wagub Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lasmi Fattah dalam pantunnya berbunyi ” Bunga Seroja bunga seruni, Elok rupanya bunga dahlia, Siapa saja yang hadir disini, Semoga hatinya selalu bahagia.

Menurut Lasmi, kegiatan Bazar Amal ini sangat bagus dan positif. Apalagi yang menyelenggarakannya, adalah Perempuan Tani.

Ini barang tentu akan memberi motivasi dan membangkitkan semangat bagi perempuan. Khususnya para perempuan Tani.
Apa lagi disaat ini perempuan Tani kondisinya agak sulit.

“Dengan kegiatan seperti ini, setidaknya para perempuan tani bisa diperhatikan,” tutur Lasmi.

Lasmi juga menjelaskan, bahwa disamping ada bapak tani, keberadaan perempuan tani sangat di butuhkan. Karena mereka juga dapat membantu para bapak Tani.

Kadang-kadang orang menganggap pak tani yang paling hebat. Padahal tidak mesti begitu. Karena kehadiran perempuan tani sering mengoreksi untuk kekurangan yang dikerjakan oleh pak tani.

“Mari kita hargai jasa para perempuan tani. Mereka juga punya,andil dalam hasil pertanian kita. Kehadirannya sangat-sangat dibutuhkan,” kilah Lasmi.

Masih ditempat yang sama, Ketua DPD Perempuan Tani HKTI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Venny mengatakan, satu kalimat yang memiliki makna yang mendalam dari thema pelaksanaan Bazar Amal ini, yakni kondisi bangsa kita dan dunia ini masih terus berusaha dengan segala kemampuan dalam menanggulangi dari dampak pandemi.

Untuk itu, sebagai salah satu upaya membantu masyarakat ditengah-tengah masa Pademi ini, Perempuan Tani HKTI Babel berupaya menjadi bagian dari pihak atau lembaga yang berusaha membantu masyarakat.

Salah satunya adalah melakukan kegiatan Bazar Amal bersama pelaku UMKM. Dimana, nantinya dari hasil keuntungan tersebut akan di sumbangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ayo belanja sambil beramal. Kita lariskan hasil produk dari UMKMĀ  di Bazar ini,” ajak Venny.

Sementara itu, Ketua Panitia Bazar Amal, Yuslika mengatakan, giat dari pelaksanaan ini adalah untuk membangkitkan UMKM dimasa Pandemi ini dengan Inovasi dan teknologi.

Dikatakan Yuslika, selama satu bulan ini pihak HKTI telah mengumpulkan baju dan celana yang layak di untuk pakai.

Sebelumnya mereka telah mengumumkan serta meng-eshare-kan ke Media Sosial. Tentang bagi masyarakat yg mau menyumbang baju dan celana bekas yang layak pakai.

Kemudian barang yang telah terkumpul tersebut, di jual kembali dengan harga Rp. 5.000. Dari hasil jualan itu, nanti di salurkan Kepada kaum duafa, penghafal Qur’an, yatim piatu dan panti asuhan.

Pihak HKTI juga berkolaborasi dengan para UMKM. Hal ini dilakukan agar UMKM dimasa Pandemi ini jangan sampai melemah. Walaupun dalam situasi yang sulit ini.

“Kegiatan ini adalah kegiatan perdana. Mudah-Mudah-mudahan an ini kontinu berkelanjutan. Dan kita juga ada rencana mau buka Bazar Amal seperti di bulan puasa menghadap lebaran nanti,” tukas Yuslika seraya menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan HKTI Kabupaten dan Kota se Bangka Belitung.

Untuk ibu-ibu, khususnya ibu-ibu yang tergabung di UMKM untuk tetap semangat walaupun dalam kondisi apapun. Kita harus bisa. Kita harus bisa menghasilkan uang dengan modal yang sekecil-kecilnys untuk menghasilkan,” pesan Yuslika.

Lebih jauh Yuslika menegaskan pelaksanaan kegiatan bazar aneka produk UMKM itu dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat tentang pemakaian masker, cuci tangan dengan cairan pembersih tangan (hand sanitizer),” ujar Yuslika.

Dari pantauan Awak Media di lokasi tempat bazar berlangsung, terlihat puluhan tenda berjejeran ditempati para UMKM.

Tampak lapak jualan baju bekas layak pakai paling ramai dikunjungi.
Semua jenis barang mulai dari baju, celana, jilbab, selendang dan lain-lainnya di jual sehargar Rp. 5.000 per jenis barang. (SW-136)