oleh

Kolaborasi Medan Berkah Tercoreng, Camat Medan Perjuangan Dan Lurah Pahlawan Bermain Anggaran APBD

Suarawarga.com Medan Perjuangan- Setelah beberapa waktu lalu diberitakan oleh awak media ini, kini Camat Medan Perjuangan Zul Ahmadi Solin dan juga Lurah Pahlawan Tongku Panusunan Siregar sepertinya tak bergeming dan tidak takut dilaporkan kepada Inspektorat Kota Medan selaku pengawas pemerintah Kota Medan.

Hal ini diketahui pada Senin (21/03/2022) sekitar pukul 10.00 Wib, Camat yang sudah beberapa kali dimohonkan konfirmasi tentang kejadian adanya manipulasi data di Kelurahan Pahlawan yang saat ini dipimpin oleh Tongku Panusunan Siregar.

Adanya manipulasi data tersebut diketahui, setelah awak media ini turun ke lapangan. Dimana diketahui adanya lingkungan yang tidak cukup untuk pembentukan Kepala Lingkungan tetapi terkesan dipaksakan, dan itu sudah berjalan selama 15 Tahun yang mana jelas disini adanya permainan anggaran yang dilakukan oleh perangkat Kelurahan dan didukung oleh Kecamatan.

Bahkan yang lebih anehnya lagi, nomor HP awak media ini malah diblokir oleh Camat Medan Perjuangan Zul Ahmadi Solin, seakan dirinya tidak ingin hal tentang adanya permainan anggaran tersebut diberitakan.

Masyarakat yang bermukim di Kelurahan Pahlawan pun merasa heran, bagaimana bisa berdirinya 1 lingkungan dengan jumlah rumah hanya 17. Hal ini mereka sampaikan kepada awak media, agar dapat disampaikan kepada Walikota Medan untuk jadi bahan pertimbangan guna mengevaluasi jabatan Camat dan Lurah tersebut.

Apalagi terdengar bahwa Camat Medan Perjuangan dan Lurah Pahlawan mendukung Kepling 17 tersebut untuk maju kembali untuk periode berikutnya, dengan membiarkan sang Kepling untuk mengikuti ujian yang akan digelar besok pukul 09.00 – 10.00 Wib di kantor Camat Medan Perjuangan.

Sekali lagi masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut meminta, agar Walikota Medan dapat menunda ujian untuk Kepling yang bermasalah tersebut. Serta Mencopot Camat Medan Perjuangan dan juga Lurah Pahlawan. Yang telah membiarkan hal penggunaan anggaran yang tidak dimasuk akal tersebut terjadi. (Red SW)