oleh

Korban Kebakaran Berhasil Dievakuasi Oleh Warga Sendiri Tanpa Bantuan Pemerintah Daerah dan SAR

Suarawarga.com, Nias Selatan – Senimar Halawa (26) bersama Putrinya Milkasih Lase (1) korban kebakaran di Desa Hiliaurifa Nias Selatan pada hari Minggu 13/3/2022 hari Sabtu 19/3/2022 ini berhasil dievakuasi dari Desa Hiliaurifa Hilisimaetano Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara dan sedang menjalani perawatn medis di RSU STELLA MARIS Ps. Teluk Dalam Nias Selatan atas usaha Warga Sendiri tanpa bantuan dari Pemkab Nias Selatan atau dari TIM SAR

Nasarododo Laia Alias Ama Riston mewakili keluarga korban menjelaskan kepada Wartawan bahwa Korban berhasil dibawa keluar dari Desa Hiliaurifa berkat bantuan dan dorongan moral dari Bapak Pastor Paroki SPMDS Teluk Dalam Pastor ROBERT WARUWU, OPMCap yang datang mejengut korban sambil membawa bantuan kemanusiaan.

Bapak Pastor dalam nasihatnya kepada Korban Senimar Halawa bahwa Jika Kamu tidak mau dibawa ke Rumah Sakit maka Kamu akan mati bersama dengan penyakitmu itu. Mendengar Nasihat dari Bapak Pastor Robert Waruwu, OPMCap, Seminar Halawa memiliki semangat dan siap untuk berangkat dengan bantuan warga setempat, kata Nasarododo Laia kepada Wartawan Laskar Media Grup.
Warga Desa Hiliaurifa bahu-membahu mengantarkan Korban kedaerah yang dapat dijangkau oleh Kendaraan Ambulans yang sudah dipersiapkan oleh Kapus UPTD Hilisimaetano Ibu Yenni Susanti Sarumaha, SKM dibantu Tenaga Medis Salatieli Waoma, SKM.

Tim Evakuasi sempat memiliki kesulitan saat melakukan penyeberangan sungai EHO dimana Rakit yang tersedia berupa Perahu Fiber milik BPBD Nias Selatan sangat kecil dengan daya tampung terbatas, selain itu juga kesulitan saat menaiki tebing pinggir sungai yang terjal dan licin karena dalam beberapa hari ini diguyur hujan terus-menerus.

Beberapa rintangan lainnya yaitu kondisi jalan menuju lokasi Ambulan menunggu ditempuh dengan jalan kami kurang lebih 6 km dengan bebatuan jalan setapak yang hanya bisa dilalui Motor besar atau sejenis Motor Trail, selain bebatuan juga ada jalan yang berlumpur menelusuri sawah warga.

Memang Desa Hiliaurifa secara geografis terletak di daerah muara sungai Eho dan tidak memiliki akses Jalan yang dapat dilewati oleh Kendaraan roda empat serta tidak memiliki jembatan penyeberangan.

Menurut informasi dari warga setempat bahwa pernah Pemerintah Nias Selatan berencana membangun jalan menuju Desa Hiliaurifa namun terkendala oleh pembebasan lahan warga yang bukan warga desa Hiliaurifa, salah seorang pemilik lahan yang bertahan yaitu keluarga Tokoh Hilisimaetano, diduga seorang pejabat Penegak Hukum (Keluarga Polisi) tidak mau menghibahkan lahannya.

Alamrhum ADRIANUS DAKHI (8) Korban Tenggelam di Sungai Eho Saat mengeberang menggunakan Rakit bambu (1/2/2022)

Sungai Eho satu bulan yang lalu tepatnya Tanggal 1 Februari 2022 menelan korban jiwa seorang Anak yang baru berumur 8 tahun tenggelam disungai saat menyeberang menggunakan Rakit yang terbuat dari Bambu. Desa Hiliaurifa berduka dan tidak ada satupun dari Pemerintah Nias Selatan yang datang melihat dan memberi penghiburan kepada keluarga korban.

Kami sangat bersyukur kepada Media yang telah memberitakan peristiwa kebakaran yang menimpa keluarga Korban Senimar Lase dimana Desa Kami menjadi perhatian akhir-akhir ini, bantuan mengalir setiap hari dan menjadi bahan pembicaraan dimana-mana.

Pemimpin Redaksi Laskar Media dan Rombongan disambut baik oleh kepala Desa Hiliaurifa

Kami juga berterima kasih atas kunjungan Pemimpin Redaksi Laskar Media Grup bersama jajarannya yang diwakili oleh Bapak Drs. Arisman Zagoto yang terus memberitakan suka duka kami Warga Desa Hiliaurifa, beberapa hari lalu kami melihat mereka datang dan menjanjikan akan membantu warga kami menyediakan Rakit dari dana Sumbangan Para Dermawan yang mereka kompulkan bersama dengan Komunitas Tuwu Nias Selatan.

Komunitas Media Sosial  Warga Nias Selatan yang tergabung dalam Wadah Tuwu Nias Selatan secara spontan mengumpulkan dana guna membantu warga Desa Hiliaurifa dengan rencana membuat Rakit dari Bahan Drum Plastik agar bisa lebih kuat dan dapat memuat banyak penumpang, sehingga warga Desa Hiliaurifa dapat melakukan aktifitas peneberangan.

Efri DM Dakhi, SH, MH yang dihubungi oleh Laskar Media Grup mengatakan bahwa grakan spontanitas Keluarga Besar Komunitas Tuwu Nias Selatan menyisihkan rizkinya guna membantu Saudara Kita di Desa Hiliaurifa merupakan refleksi spontanitas meringankan beban saudara kita disana tanpa harus menunggu rekasi dari Pemerintah Daerah Nias Selatan.

Kami dari Komunitas Tuwu Nias Selatan sangat apresiasi kepada Saudara Arisman Zagoto dan Ebenezer Hia yang sudah menginisiasi gerakan moral dan meninjau langsung ke lokasi kejadian kebakaran sehingga sangat memahami apa yang harus dilakukan untuk menyalurkan bantuan spontanitas Tuwu Nias Selatan yang berkolaborasi dengan Keluarga Besar Laskar Media Grup.

Kini Senimar Halawa bersama Putrinya Milkasih Lase dirawat di RSU STELLA MARIS di Ps. Teluk Dalam Nias Selatan, Menurut informasi dari Dokter yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa Kami belum bisa memberikan keterangan, kami harus melakukan terlebih  dahulu diagnose agar dapat melakukan tindakan medis seperti membersihkan luka bakar korban terlebih dahulu. (LM-208)