oleh

PEKAT-IB Nagari Sungaipuar Kab. Agam Melirik Peluang Kegiatan Dibidang Ketahanan Pangan

Suarawarga.com, Agam, SUMBAR — Organisasi PEKAT-IB adalah salah satu organisasi yang ada di Kabupaten Agam khususnya di Nagari Sungaipuar. Saat ini melirik peluang kegiatan dibidang ketahanan pangan. 

Ketahanan pangan merupakan salah satu program yang menjadi prioritas utama pemerintah pusat. Komoditi utama dalam program ketahanan pangan Nasional selain tanaman padi adalah jenis tanaman serealia. Diantara jenis Serelia yang diupayakan, budidaya tanaman jagung menempati urutan pertama yang paling diminati petani, teruma di Nagari Sungaipuar saat ini.

Menyikapi peluang besar ini, penyuluh pertanian wilayah binaan Nagari Sungaipuar, Ibu Yusmaili, SST dengan segera melakukan cek lokasi dan penerima.

Target utama penyuluh ini adalah lahan terlantar atau lahan tidur yang kurang termanfaatkan. Petani termotivasi untuk berusaha tani secara mandiri, tanpa menunggu simulasi dari dinas terkait, seperti yang selama ini terjadi. Dengan menerapkan usahatani sistem kemitraan ini, diharapkan petani bukan hanya termotivasi tetapi sekaligus merasa memiliki kegiatan, sehingga timbul upaya untuk lebih menjaganya, sehingga hasil yang diperoleh juga bisa lebih optimal.

Sistem kemitraan yang digunakan dengan petani pemilik lahan adalah bagi hasil dengan rasio 40:60. Dimana 40% dari keuntungan merupakan haknya petani, sisinya yang 60% menjadi milik pemodal, disini yaitu organisasi PEKAT-IB Kecamatan Palembayan.

Konfirmasi awak media dengan ketua PEKAT-IB Kecamatan Palembayan, Bapak Baitu Azmi, penandatangan MOU kerjasama direncanakan akan dilakukan dalam Minggu ini.

Demplot budidaya jagung seluas 1 ha ini, merupakan langkah awal, kedepan diharapkan makin banyak petani yang tertarik untuk menjalin kerjasama. Dengan adanya kerjasama ini, masalah modal usaha yang dicemaskan Petani Jagung bisa teratasi. Disisi lain, beban pemerintah dalam mencapai target ketahanan pangan Nasional ikut terbantu. (LM.165)