oleh

Pemkab Bogor Bersama Pemprov Jabar Lakukan Upaya Tekan Laju Lonjakan Kasus Covid

-Berita, Kesehatan-264 Dilihat

Suarawarga.com Cibinong-Bogor-Jabar.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berkoordinasi meningkatkan upaya menekan angka kasus harian Covid-19 yang terus naik. Rakor dipimpin Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil secara virtual, Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Kapolres Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, dan jajaran Pemkab Bogor dan Satgas Penanganan Covid-19 hadir langsung di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (7/2/2022). 
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, untuk menekan laju pertambahan kasus Covid-19 beberapa hal harus kita lakukan diantaranya, penegakan disiplin Protokol Kesehatan, perlu kampanye sosialisasi dan penegakan Prokes 3M dengan sanksi, membatasi pergerakan Lansia dan orang dengan komorbid, percepatan vaksinasi untuk lansia, komorbid, dan juga booster. 

“PPKM Mikro harus diaktifkan kembali, kemudian menekankan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi kepada pemilik fasilitas publik seperti hotel, restoran, mall, dan bioskop, membentuk tim khusus untuk menegakkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi,” kata Ridwan Kamil.

Ia menambahkan, selanjutnya memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, dengan mengaktifkan dan menambah kembali Isoter. Rumah sakit disiapkan untuk mengantisipasi skenario terburuk, cek lapangan ketersediaan tempat tidur, obat, Nakes dan alat kesehatannya. Konversi tempat tidur RS menjadi tempat tidur Covid yang sama dengan situasi puncak kasus Varian Delta. Pastikan Nakes mendapat alat proteksi yang memadai dan menyediakan asrama atau hotel untuk para tenaga kesehatan agar mobilitas Nakes terkontrol dan mengurangi resiko penularan.
Untuk Kabupaten Bogor tidak bisa disamakan treatmentnya dengan daerah lain karena wilayahnya yang luas dan jumlah penduduknya yang terbanyak. Pasukannya harus diperbanyak di 40 kecamatan, terutama di zona yang kasusnya tinggi,” ungkap Ridwan Kamil.    

Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan, berdasarkan rilis resmi Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, pada hari Minggu, 6 Februari 2022, kasus konfirmasi positif mencapai 1.091 orang. Data peningkatan kasus covid yang tembus angka 1.000 per hari dimulai dari Kamis (3/2) sebanyak 1.016 kasus, Jumat(4/2) sebanyak 1.120 kasus, Sabtu (5/2) sebanyak 1.138 kasus dan Minggu (6/2) sebanyak 1.091. 

“Jadi selama hampir kurang lebih lima hari ini kasus per harinya ribuan, dengan total konfirmasi aktif sebanyak 7.564 orang. Kecamatan dengan kasus tertinggi itu yang berbatasan dengan Jakarta seperti Cibinong, kemarin malam saja sudah 201 orang. Pemkab Bogor terus melakukan upaya-upaya untuk menekan laju penambahan kasus, dengan penegakkan disiplin 3M dan meningkatkan 3T,” ujar Ade.

Ade menyebutkan, untuk data Bed Occupation Rates (BOR) per tanggal 6 Februari, untuk ICU 24,49%, tempat tidur isolasi 52,49% dari jumlah tempat tidur isolasi Covid sebanyak 792 tempat tidur. Memang agak dikurangi seiring melandainya kasus Varian Delta, namun tentunya akan kembali kita tambah sesuai dengan perkembangan situasi. 

Untuk capaian realisasi vaksinasi di Kabupaten Bogor, dosis pertama 84,40%, dosis kedua 49,93%, dosis ketiga 110,94% ini yang booster, total tercapai 67,54% untuk keseluruhan. Kami terus mempercepat vaksinasi Lansia dan anak-anak, namun ketersediaan vaksinnya perlu ditambah,” terang Bupati Bogor, Ade Yasin. (LM-195)