oleh

Suami Korban Kebakaran Di Desa Hiliaurifa Hilisimaetano Berharap Ada Perhatian Pemerintah Nias Selatan

-Berita, Hukum-233 Dilihat

Suarawargacom, Nias Selatan — Tarufai Lase (31) alias Ama Remi suami korban kebakaran di Desa Hiliaurifa Hilisimaetane Kecamatan Maniamolo KabupatenĀ  Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara Minggu Dinihari 13/3/2022 Sekitar Pukul 01.30 WIB berharap ada perhatian Pemerintah Nias Selatan untuk memberikan bantuan pengobatan kepada Istri Seminar Halawa (25) dan anak Balitanya.

Kronologi peristiwa kebakaran berawal jatuhnya lampu dinding teplok yang berbahan bakar minyak tanah karena rumah korban belum ada aliran tegangan energi listrik. Lampu Teplok yang jatuh mengenai kulambu dan langsung menyambar tubuh korban dan anak balitanya yang baru berumur 2 tahun.

Warga tetangga yang mendengar teriakan korban segera memberi bantuan untuk memadampkan api sehingga api dalam waktu singkat dapat dipadamkan sehingga tidak sempat membakar rumah lain.

Tarufai Lase menjelaskan kepada Wartawan “Saat kejadian saya tidak berada dilokasi sedang dalam perjalanan pulang dari pasar Teluk Dalam, kebetulan kendaraan yang saya tumpangi mengalami kerusakan, sesampai dirumah saya melihat banyak orang berkumpul di rumah memberi bantuan kepada Istri Saya dan Anak Saya”.

Saya keluarga tidak mampu, ingin membawa istri berobat namun tidak punya biaya, Saya pasrah atas peristiwa ini, karena itu saya berharap Bapak Bupati Nias Selatan berkenan membantu pengobatan Istri saya dan anak saya. Istri saya tidak dapat diantar kerumah sakti mengingat jalan menuju rumah sakit harus jalan kaki dan menyeberang sungai menggunakan rakit.

Jarak Rumah Sakit Umum Lukas dengan rumah kami ini kurang lebih 10 km, namun fasilitas jalan tidak bagus hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua (motor) dan harus menyeberang sungai , jika jalan akternatif lain yang ditempuh maka jaraknya semakin jauh bisa lebih 50 km.

Kepala Desa Hiliaurifa Hilisimaetano Berusaha Halawa melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan danĀ  selanjutnya Dinas Kesehatan diwakili petugas Puskesmas Hilisimaetano mendatangi rumah korban untuk memberikan pengobatan kepada korban.

Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan melalui pesan WhatsApp menjelaskan kepada LMC Grup bahwa Petugas Kesehatan mengalami kesulitan menjangkau lokasi apalagi seak pagi hari cuaca kurang mendukung karena ada sungai yang harus diseberangi dengan rakit, dikuatirkan juka terjadi banjir sulit untuk petugas menjangkau rumah korban.

Petugas Medis telah melakukan tindakan medis sambil mencari solusi bagaimana cara membawa korban ke Rumah Sakit Umum yang memiliki fasilitas medis yang memadai.

Berusaha Halawa Kades Hiliaurifa Hilisimaetano menyampaikan terima kasih kepada Petugas Medis dari Puskesmas yang telah datang merawat korban dan terima kasih juga kepada Polres Nias Selatan yang sigap datang melakukan olah TKP walau harus melewati rintangan menuju Desa kami yang terisolir.

Salah satu kendala di Desa kami ini adalah transportasi karena infrastrukur jalan serta jembatan penyeberangan, semoga Pemerintah Nias Selatan memperhatikan kondisi desa Hiliaurifa, tutur Kades mengakhiri pembicaraan. (LM-208)