oleh

Tinggal Di Gubuk Reot Dan Jauh Dari Perhatian Pemerintah, Ngatemi Hidup Penuh Dengan Keprihatinan

Suarawarga.com Hamparan Perak- Ngatemin (51) warga gg.sepakat desa seibaharu kecamatan hamparan perak kabupaten deli serdang sudah bertahun-tahun hidup sebatang kara setelah di tinggal oleh istri dan kedua anaknya yang merantau ke Jambi dan besitang tidak pernah kontak komunikasi dan tidak tau keberadaan nya sampai saat ini, kamis (23/06/2022) .

Sejak istri dan kedua anaknya meninggalkannya, pria paruh baya tersebut tinggal di sebuah rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni alias reyot dalam kondisi sakit. Bahkan untuk kebutuhan makan dan minum sehari-hari pun dari pemberian saudara dan tetangganya.

Setelah viral di salah satu grub whatsapp Perkumpulan Wartawan Deli Serdang Salah satu anggota gerub whatsap dan juga wartawan media ini langsung membagikan berita viral itu dan meneruskan ke pemerintah kecamatan hamparan perak.

Alhasil sekretaris pemerintah kecamatan hamparan perak bapak romi demanik merespon baik dan menanggapi berita viral itu, terimakasih infonya bang dan segera kita teruskan ke desa katanya kepada wartawan ini melalai whatsapp.

Lanjut, gerak cepat pemerintah Kecamatan berkeloberasi dengan pemerintah Desa turun langsung ke lokasi, dan memberikan bantuan Bansos untuk Pak Ngatemin, bansos bersumber dari BLT Dana Desa Menggantikan BLT dari warga yang pindah domisili, dan luar biasanya bapak ngatemen tersebut sedang diuruskan BPJS nya untuk layanan kesehatan yg diperlukan.

turut hadir Kasi Kesos Kecamatan Hamparan Perak Reza Fahlevi SE, Bendahara Desa Zulham desa sei baharu Dan Kepala Dusun 4 Desa Sei Baharu langsung memberikan bantuan kepada bapak ngatemen (51), menunjukan hadirnya pemerintah dan kerja nyata pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Ditempat yang sama, sekretaris kecamatan Hamparan Perak bapak Romi Demanik Memberikan pesan kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat hamparan perak, Kepada warga yang belum memiliki nomor induk kependudukan dan kartu layanan kesehatan agar segera melaporkan diri ke pemerintahan desa Melalui kepala dusun untuk segera dicatat dan di data guna mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan terima kasih,”ujarnya kepada wartawan ini. (Red SW)