oleh

Vaksinasi II Lanjutan di Gelar SDN 04 Belida Darat

Suarawarga.com-Muara Enim: Sebanyak 80 orang siswa Sekolah Dasar Negeri 04 Belida Darat Desa Lubuk Getam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, mengikuti vaksinasi tahap II yang berusia 6 sampai 11 tahun pada Rabu 16 Maret 2022.

Mengkonfirmasi di lapangan dan menurut Wakil Kepala Sekolah SDN 04 Belida Darat Linda, Spd. mengatakan “sejauh ini kondisi siswa yang mengikuti vaksinasi tahap II (dua) tidak ada kendala untuk yang ikutan pasca imunisasi tahap II (dua) saat ini di lingkungan sekolah”.

“Sejauh ini tetap aman setelah divaksinasi serta tidak ada kendala apapun, Alhamdulillah, aman,” kata Linda, S Pd. beserta Dewan guru lainnya yang juga memonitor kegiatan vaksinasi tahap II ini di SDN 04 belida darat desa lubuk Getam kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan tersebut.

Linda S Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah SDN 04 belida darat, juga menyatakan bahwa vaksinasi tahap II ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1 sampai kelas 6 berusia 6 sampai 12 tahun setidaknya ada 80 siswa / siswi yang ikut serta mengikuti vasinasi tahap II (dua), peserta team kesehatan yang melakukan pemeriksaan berasal dari Puskesmas Belida Darat kabupaten Muara Enim.

Diantaranya :

1. Risnenti, Am, kep.

2.Yuni Afrianka, Am, keb.

3.Bedriani, Am, keb.

4.Dian Anggraeni, Am,keb.

5.Natalia, Am, keb.

6.Aulia Kurnia Pratiwi, Am, keb.

7.Okta Asnia, Am, keb.

8.Tari Lestari, Am, keb. (Bidan Desa Lubuk Getam)

Dari keseluruhan hasil liputan serta investigasi awak media Laskar Media di dapat bahwa “jumlahnya siswa / siswi) ada sekitar 80 dari kelas 1 sampai kelas 6 serta Kerjasama dengan Puskesmas” tegas Linda S.Pd. sebagai wakil kepala sekolah.

Dalam kegiatan vaksinasi tahap II ini pihak sekolah melakukan aturan ketat agar tidak terjadi kerumunan, atau ProKes bahkan satgas Covid 19 kelurahan mengawal jalannya vaksinansi tahap II ini, orang tua murid pun ikut serta mendampingi anaknya, agar menjaga anaknya saat vaksinasi dilakukan.

Siswa yang hendak divaksin lebih dulu di screening kesehatannya, mulai mengecek suhu badan, isi data formulir, saat masuk ke ruang kelas dilakukan pemeriksaan tekanan darah dengan maksimal 180/110 mmHg. Kemudian petugas kesehatan juga memberikan dosis dengan cara disuntik, lalu siswa diberi waktu 15 menit beristirahat pasca pemberian dosis vaksin CoronaVac tersebut.

Salah seorang dari wali murid bernama Herwana kelas IV (empat) itu mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemerintah kabupaten. Begitu juga skema yang dilakukan pihak sekolah dalam pemberian vaksinasi tahap II ini.

Ini dilakukan untuk mendorong tercapainya kekebalan tubuh dari Covid 19, sekaligus untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka guna memenuhi hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan. (LM – 216 )