oleh

Zul Solin Camat Medan Perjuangan Gak Takut Dengan Walikota Medan, Kangkangi Perwal Dan Loloskan Calon Kepling Mantan Napi Ada Apa…???

Suarawarga.com Medan Petjuangan- Proses pengangkatan Kepala Lingkungan (Kepling) di Kecamatan Medan Perjuangan sedang dalam sorotan. Ada indikasi Camat Medan Perjuangan Zul Solin mengangkangi aturan.

Informasi dihimpun, Selasa (22/3/2022), Camat Zul Solin terindikasi mengangkangi Peraturan Walikota Medan nomor 21 tahun 2021 tentang Pedoman Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan.

Salahsatu indikasi itu terlihat di lingkungan 1, 7 dan 8 Kelurahan Sei Kera Hilir 1. Ada calon kepling tetap diikutsertakan dalam ujian fit and proper test meski tak lolos verifikasi di tingkat kelurahan serta tak diusulkan Lurah kepada Camat.

“Dalam Perwal sudah jelas, calon Kepling diangkat berdasar usulan Lurah maksimal 3 nama calon. Di Lingkungan 1, 7 dan 8 tetap diundang Camat ujian meski tidak lolos verifikasi serta tidak diusulkan Lurah,” kata tokoh masyarakat Sei Kera Hilir 1 Imam Fahmi SAg.

Imam Fahmi yang juga Mantan Ketum Badko HMI Sumut mempertanyakan dasar Camat Medan Perjuangan mengundang Calon Kepling untuk mengikutsertakan dalam uji kelayakan dan kepatutan.

“Dasarnya apa. Coba dijabarkan ke publik. Yang pasti dengan fakta ini, Camat mengangkangi Perwal,” ujar Imam Fahmi.

Sementara itu, tokoh masyatakat Sei Kera Hilir 1 lainnya, Syaiful. Dia menilai ada indikasi Camat Medan Perjuangan semena-mena dalam proses pengangkatan Kepling.

“Kita tetap mengawal. Jika ini dibiarkan, kami akan mengadukan hal ini kepada Walikota Medan,” kata Syaiful.

Terpisah, Lurah Sei Kera Hilir 1 Muhammad Ilfan saat dikonfirmasi menegaskan proses verifikasi calon kepling di Sei Kera Hilir 1 sudah sesuai Perwal Kota Medan.

“Untuk calon di lingkungan 1, 7 dan 8 atasnama Elmina Purba, M Ien Zefri dan M Nasir tidak lolos verifikasi. Namun entah kenapa Camat tetap mengundang mereka untuk fit and proper test. Silakan tanya ke Camat, dasar apa yang dipakai untuk calon tersebut ikut fit and proper test,” ungkap Ilfan.

Sejauh ini, Ilfan menegaskan menolak calon kepling yang tidak diusulkan dan tidak melewati proses verifikasi kelurahan.

“Ada aturan, maka itu kita ikuti. Jangan mengangkangi aturan yang ada,” tukas Ilfan.

Sementara itu, Camat Medan Perjuangan Zul Solin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, hal tersebut sudah sesuai prosedur. Sementara Calon Kepling yang diajukannya dan terkesan dipaksakan tersebut pernah ditangkap dimasa Kapolresta dijabat Kombes Pol Tagam Sinaga, makanya masyarakat sekitar merasa heran. Mengapa Camat sepertinya memaksa meloloskan dan mengangkangi perwal tersebut, ada apa. Demikian kata masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya ketika ditemui oleh awak media ini. (Red SW)